Gampong Karieng Kecamatan Peudada Gelar Sosialisasi Pencegahan Stunting

author photoM. Sulaiman
29 Nov 2019 - 03:44 WIB

BIREUEN- Sosialisasi Pencegahan Stunting yang digelar Gampong Karieng  Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen, yang dihadiri ratusan Masyarakat, khususnya ibu ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, anak anak usia dini yang kurang gizi, acara dilaksanakan di Halaman Meunasah Gampong Setempat pada Kamis (28 November 2019)


Mukhlis Aminullah TA-P3MD Kabupaten Bireuen menyebutkan dalam memaparkan materi, Stunting ini salah satu program pemerintah yang sedang digalakan diseluruh Indonesia, Stunting merupakan yang diprioritaskan oleh Pemerintah sebagai upaya yang  berkelanjutan, terutama dalam hal menjaga pola makanan dan selain sosialisasi Stunting, juga kita perlu melakukan Pencegahan dengan cara mengedepankan sikap kebersihan, baik sarana maupun prasarana lainnya, sebut Mukhlis Aminullah,


Program Stunting ini, merupakan salah satu program Gerakan Nasional yang harus dilaksanakan di setiap Desa, Stunting diupayakan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan Bagi Anak Anak dan bayi yang kurang gizi, serta ibu hamil. Dan bagi Pertumbuhan kembang seseorang, papar Mukhlis Aminullah, 


"Kegiatan yang tercantum dalam bidang kesehatan tersebut, selain dari Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Penyediaan air bersih, Jamban sehat, rumah layak huni dan sebagainya, itu termasuk dalam upaya pencegahan stunting di gampong. Kami selaku Pendamping P3MD Kabupaten Bireuen baik Pendamping Lokal Desa dan Kecamatan siap memfasilitasi dan pendampingan kegiatan tersebut dan kegiatan lainnya dengan menggunakan Dana Desa," ungkap Mukhlis Aminullah


Sementara itu Kepala UPTD Pukesmas Kecamatan Peudada, dr. Rini Noviyanti menyebutkan kegiatan Sosialisasi Pencegahan Stunting, dr. Rini Noviyanti menjelaskan kegunaan Stunting merupakan sebuah kondisi dimana tinggi badan seorang Anak, jauh lebih pendek, dibandingkan ketinggian badan anak, sementara penyebab utama stunting adanya kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga masa awal anak lahir, dimana biasanya tampak setelah anak berusia dua tahun atau 1000 hari pertama kelahiran (HPK) sebut dr. Rini Noviyanti


Lanjut dr. Rini Noviyanti, "di Kecamatan Peudada, terdapat sejumlah estimasi anak tahun 2018, sejumlah anak terindikasi stunting. Sedangkan di Gampong Karieng ini, kita harus melakukan indikasi pencegahan stunting yang tersebar di seluruh kecamatan Peudada dan di Desa lainyan, 


"Maka untuk itu, kami dari pihak kesehatan berharap, "Mari kita bersama  cegah stunting dengan memperbaiki pola hidup sehat, termasuk membuat jamban sehat yang berjarak minimal 10 meter dari sumur, untuk menjaga pola makanan bergizi bagi anak, sebab hanya 10 persen stunting yang dipengaruhi oleh unsur genetika, sedangkan 90 persen lagi disebabkan oleh faktor perilaku hidup sehat dan kecukupan gizi," terang Kepala UPTD Pukesmas Peudada dr. Rini Noviyanti.


Sementara itu disampaikan sambutan Keuchiek Gampong Karieng Kecamatan Peudada Irfadi, S.Pd.I yang didapingi Sekterasis Desa (Sekdes) Mahdi, terlaksananya kegiatan Stunting berkat kerja sama P3MD Kabupaten Bireuen, Kecamatan Peudada serta pendamping lokal Desa (PLD) dan PD, serta muspika plus, dan Perangkat Gampong, Bidan Desa, Kader Pasyandu/BKB dan KPM, masyarakat Gampong Karieng


"Kami berharap, semoga pemateri yang disampaikan nantinya bisa bermanfaat dan acara berjalan sukses.terimakasih kepada Camat Peudada yang telah membuka acara kegiatan Stunting ini di Desa kami, berkat partisipasi semua pihak, unsur Muspika Kecamatan Peudada, terkhusus PLD setempa, P3MD Kecamatan dan Kabupaten Bireuen sehingga kegitan ini dapat berjalan bagaimana mestinya," terang Keuchiek Irfadi. 


Disamping pembukaan kegitan Stunting di Gampong Karieng, Camat Kecamatan Peudada, drs. Zamzami menyampaikan sambutan, Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Gampong Karieng, terutama dalam meningkatkan perilaku hidup sehat guna mencegah Stunting, dan kegiatan ini bagian dari realisasi Dana Desa yang telah di plot pada APBG 2019," terangnya.


Sebelumnya Nurjannah selaku Ketua Panitia kegiatan menyampaikan Laporan kegiatan Stunting, kegiatan ini dapat terlaksana, merupakan berkat kerjasama di semua pihak baik Masyarakat Desa Karing dan PLD-PD, P3MD Kacamatan dan Bireuen serta muspika, sementara itu peserta yang hadir lebih kurang 150 orang terdiri dari bayi balita dan ibu hamil KEK, anak anak kurang gizi dan panitia menyediakan ratuasan bingkisan serta ratusan paket dan turut disediakan paket khusus kepada 32 orang peserta, 


Juga sebelum pembukaan kegiatan Stunting di Desa Karieng turut dimeriahkan oleh Grup sanggar seni Beujroeh, sebagai bentuk mengingatkan sejarah budaya kita, yaitu dengan memeriahkan seni tari ranup lampuan, sebut ketua panitia kegiatan dalam laporanyan, 


Pada penutup kegiatan, turut penyerahan paket gizi untuk balita stunting, anak anak kurang gizi, ibu hamil KEK dan puluhan bingkisan untuk anak anak dan ibu hamil.


Acara ini turut didukung seluruh kepala Desa dan perangkat Desa serta Masyarakat Desa Karieng, hadir pada acara tersebut Camat Peudada, kapolsek, Danramil, serta seluruh Kepala Desa dan Perangkat Desa, Peutuha Peut Peutuha lapan, TP-PKK ketua Panitia, kader Posyandu serta Kader BKB, serta ratusan Masyarakat Gampong Karieng.(MS) 
KOMENTAR