Sambut HUT Bireuen Ke 20 Dinkes Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis

author photoM. Sulaiman
8 Okt 2019 - 13:42 WIB

BIREUEN- Berbagai Rangkaian Kegiatan digelar Pemkab Bireuen dalam Rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten (HUT) Bireuen yang Ke-20, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bekerjasama dengan UPTD Pukesmas Kecamatan Kota Juang, Menggelar Pelayanan Kesehatan secara Gratis bagi Masyarakat Pensiunan dan veteran acara yang dilaksanakan tepatnya di Kantor Pos Cabang Bireuen (7-10-2019) pagi.

Sementara itu ditempat terpisah Media ini Mengkonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (Dinkes) Bireuen dr Amiruddin Adami M. Kes Menyebutkan, kegiatan ini kita lakukan untuk memenuhi rangkaian HUT Bireuen Ke 20 tahun 2019 ini, 

Kita tetap upayakan untuk terpenuhi pemeliharaan kesehatan dari penyakit tidak menular, bagi kalangan lansia pensiunan dan veteran menjadi program inovasi diluar Pukesmas, kita berikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat Bireuen sebut dr Amiruddin Adami, 

Lanjut dr Amiruddin Adami Pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis ini adalah bagian dari pelaksanaan menyambut Hari Jadi Kabupaten HUT Bireuen Yang Ke-20 (20-Oktober 1999- 20 Oktober 2019).

Dinkes Bireuen sudah Memerintahkan kepada 6 setiap kepala puskesmas yang ada kantor Pos di kecamatan masing masing diantaranya. Pukesmas Gandapura, Pukesmas Peusangan, Pukesmas Kota Juang, Pukesmas Peudada dan Pukesmas Jeunieb, Pukesmas Samalanga." kata Dinkes Bireuen ini.

Tentu kita harapkan kepada puskesmas yang ada kantor Pos diwilayahnya masing masing untuk segera membuat kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat dapat antisipasi gejala Penyakit Tidak Menular(PTM), khusus bagi pensiunan maupun veteran akan memeriksa kesehatan di kantor pos tiap awal bulan minggu pertama mulai tanggal 7 hari senin ini secara serentak, sehingga bisa berlanjut kedepan dengan kita lakukan kerjasama antara Dinkes Bireuen dengan pihak Kantor Cabang Pos Bireuen", Sebut dr Amiruddin M.Kes

Saat pantauan media ini, di Kantor Cabang  Pos Bireuen, melihat banyak para kaum ibu perempuan dan bapak laki laki sambil menunggu amprahan gaji pasiunan dan vetran dan terlihat satu orang dr Asmaul Husna(Kapus Kota Juang), dokter umum(dr Elfida), Masriani, SKM Pengelola PTM, Rahmi Safitri. Am.d.Keb(Pengelola Program Lansia), serta petugas medis lainnya(perawat dan bidan).


Sementara itu Kapus UPTD Kota Juang dr Asmaul Husna menyebutkan Tunjuan acara ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada pesiunan mantan PNS. Metode pelayanan ini yang kita lakukan secara berjenjang melalui kerja tim, termaksud tim dokter, umum, perawat dan bidan mengenai adanya pelayanan pemeriksaan kesehatan masyarakat dengan srening kesehatan untuk mendeteksi Penyakit Tidak Menular(PTM)." kata dr Asmaul Husna


Diantaranya diperkirakan kurang lebih ada 50 orang peserta masyarakat tentu sangat antusias melakuan pemeriksaan pelayanan kesehatan gratis yang kita berikan ini, termaksuk pemeriksaan gula darah tentu tanpa dikasih obat dulu, setelah pemeriksaannya positif mengalami indikasi PTM baru bisa kita arahkan warga ke Pukesmas setempat mereka tinggal." Kata Dokter Kapus Kota Juang tersebut.

Alhamdulillah semua pesiunan sudah kita layani secara baik benar, apalagi dengan dukungan dan sport yang diberikan fasilitas oleh pihak kantor Pos Cabang Bireuen.

"Insya Allah rencananya kita kedepan agar pada setiap awal bulan, tentu akan kita pertimbangkan melaksanakan kembali pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis secara berkelanjutan kontinyu dengan pimpinan Dinkes Bireuen." Cetus dr Asmaul Husna.

Mengingat program pelayanan ini adalah salah satu program Pos Bindu PTM, dari program salah satu Penyakit Tidak Menular, baik itu dengan sering minum alkohol, konsumsi makanan yang banyak mengandung kadar adiknya, tentu imbasnya menimpa indikasi penyakit serangan jantung, penyakit gula dan paru paru serta kronis/ PPOK, (Brongtitis), seperti perokok aktif dan perokok pasif efeknya bisa dihirup asapnya oleh perokok pasif serta kabut asap dapur.

Dalam pelayanan pemeriksaan kesehatan ini dari 50 masyarakat yang kita periksa, hasilnya kita temukan secara ilmu medis kesehatan ada beberapa masyarakat kondisi kesehatannya yang tergolong penyakit Hipertensi sekitar 16 orang, DM 4 orang , kolestrol 1 orang, DM Paru 1 orang
gangguan penglihatan dan Katarak 5 orang. Begitu juga pendengaran 1 orang berpenyakit (THT) terangnya. (MS) 
KOMENTAR