Serap Aspirasi, Haji Uma Silaturrahmi Dengan Masyarakat Pucok Alue Sa

author photoRedaksi
6 Sep 2019 - 13:33 WIB

ACEH TIMUR – Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman alias Haji Uma mengadakan pertemuan dengan warga di Masjid Desa Pucok Alue Sa, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, pada Rabu (04/09/2019) malam kemarin dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat daerah (asmasda).

Pertemuan tersebut dihadiri seratusan warga dan cukup meriah dengan adanya Mukhtar Abdullah "Aduen Jelas" yang memandu acara dialog tersebut , dalam acara tersebut Haji uma juga membantu 50 sak semen untuk masjid Desa Pucok Alue Sa.

Sebelum sesi tanya jawab berlangsung Abdullah selaku Kepala Desa Pucok Alue Sa dalam kata sambutannya menggucpkan terima kasih atas kehadiran Haji Uma kedesanya.

"Ini adalah sebuah kebahagian bagi kami atas kedatang Haji uma kedesa kami, karena kedatangan beliau sudah lama ditunggu dengan kesibukan dan jadwalnya yang padat namun malam ini Haji uma sudah hadir didesa kami," Kata Keuchik Abdullah.

Namun dalam pembukaan sesi tanya jawab, warga Desa Pucok Alue Sa secara bergantian mengadukan bermacam persoalan, seperti tentang kelangkaan Gas elpiji, pupuk subsidi di kecamatannya dan tentang permasalahan pendidikan, BPJS dan masalah game online yang membuat orang tua resah serta persoalan lainnya.

Menanggapi pertanyaan warga, Haji Uma mengatakan persoalan kelangkaan gas elpiji dan pupuk subsidi sebenarnya pasokan cukup namun ada oknum pangkalan yang bermain.

"Sebenarnya pendistribusiannya gas kepada pangkalan SOP nya jelas, karena masyarakat yang ambil gas diambil Kartu Keluarga (KK) dan KTP, maka merekalah yang harus diprioritaskan yang harus diberikan gasnya, namun pangkalan berani kasih kepada orang lain seperti kepada pengecer atau orang jualan makanan.

"Begitupun juga dengan pupuk bersubsidi akibat adanya permainan oleh agen, maka masyarakat ketika ada agen yang bermain laporkan kepada pihak yang berwenang" kata Haji Uma.

Lanjutnya, "Persoalan game online hari ini emang untuk provinsi aceh sudah ada satu aturan yaitu tentang permainan game online itu haram berdasarkan putusan MPU Aceh, namun aturan secara nasional belum ada, maka disini juga perlu Pengontrolan orang tua dalam membatasi anak-anak untuk memakai Hp."

Haji Uma juga mengatakan tentang wacana harga tarif Bpjs akan dinaikan, namun beliau akan memperjuakan masalah ini di jakarta nantinya untuk menolak tentang wacana tersebut apabila aturan itu membuat rakyat menjerit. (*)
KOMENTAR