Pemerintah Aceh Beri Kemudahan Berusaha di KIA Ladong

author photoRedaksi
7 Sep 2019 - 09:01 WIB

ACEH BESAR – Pemerintah Aceh akan memberikan berbagai kemudahan dan insentif kepada para penyewa atau tenant, yang ingin membuka usahanya di Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong.

Hal tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Gubernur Nova Iriansyah, kepada awak media saat meninjau progres atau kemajuan pembangunan KIA Ladong, Kamis (5/9/2019).

"Sejak awal sudah saya tekankan, Pemerintah Aceh akan memberi insentif dan kemudahan, kepada para tenant yang ingin berusaha di KIA Ladong," ujar Plt Gubernur.

Nova menjelaskan, kehadiran tenant di KIA Ladong akan memberi banyak efek positif bagi perkembangan ekonomi, baik di sekitar maupun untuk Aceh secara keseluruhan.

"Perizinan akan dipermudah, kita sudah berkoordinasi dan menjalin kesepakatan dengan berbagai instansi termasuk Bea Cukai untuk memberikan kemudahan dalam proses perizinan. Selain itu, biaya sewa para tenant, baru akan kita tarik setelah usaha berjalan," sambung Nova.

Nova berharap berbagai insentif yang ditawarkan Pemerintah Aceh, akan menarik tenant untuk berusaha di KIA Ladong.

Sebagaimana diketahui, Sabtu (31/8) lalu, Plt Gubernur baru saja melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusat Logistik Berikat dan Pergudangan Terpadu milik PT Trans Continent di KIA Ladong.

Nantinya, Trans Continent akan mengelola lahan seluas 10 hektar di KIA Ladong.

Sementara itu, Zubir Sahim selaku Dirut PT Pemerintahan Aceh (PT Pema), Beroperasinya KIA Ladong diharapkan akan menarik perusahaan dan pelaku Industri Kecil dan Menengah Aceh untuk menjadi tenant di KIA Ladong.

Kehadiran KIA Ladong juga diharapkan akan menekan ekspor bahan mentah. "KIA bisa dijadikan sebagai tempat pengolahan bahan mentah untuk kemudian diolah dan di ekspor. Selain itu, KIA dapat pula dijadikan sebagai transit hub barang yang telah diolah di luar KIA untuk kemudian diekspor," kata Zubir. []
KOMENTAR