Sijago Merah Tidak Mengenal Rumah Si Kaya Miskin Semua Dilibas Salah Satu Milik Warga Peulimbang

author photoM. Sulaiman
31 Agu 2019 - 06:19 WIB

BIREUEN- Sijago Merah tidak pernah mengenal siapa pun dia baik rumah si kaya atau si miskin tetap dilibas asal ada kesempatan, salah satu rumah milik Razali (40) warga Gampong Seuneubok Punti Kecamatan Peulibang  Kabupaten Bireuen, yang berkonstruksi kayu habis dilalapnya, pada jumat (30 Agustus 2019) sekitar pukul 09.30 WIB.

Rumah berkonstruksi kayu milik Razali (40) warga Gampong Seuneubok Punti. Kecamatan Peulimbang habis dilibas oleh sijago merah ( Terbakar), harta benda pemilik rumah tak satu pun tersisa habis dimakan sijago merah,

Pada musibah naas tersebut pemilik rumah Razali terbangun dikarenakan kepanasan, ia terkejut ketika melihat kobaran sijago merah (API) di dalam rumah sudah membesar, Razali langsung membangunkan istri beserta empat orang anaknya untuk keluar dari rumah serta meminta tolong kepada warga untuk memadamkan api. Namun musibah naas yang menimpa Razali tidak ada korban jiwan.


Sementara Kronologis asal usul Api belum diketahui dimana penyebab, saat kejadian terjadi semua masih tidur dan pemilik rumah terjaga karena terasa panas karena api sudah membesar, melihat api sudah mulai membesar pemilik langsung membangunkan istri dan anaknya untuk keluar dari rumah serta meminta tolong sama warga untuk memadamkan api, 

Pada kesempatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Bireuen melalui Dinas Sosial (Dinsos) Bireuen, Jumat (30/8/2019) menyalurkan bantuan masa panik kepada korban yang rumahnya terbakar di Kecamatan Peulimbang.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bireuen Drs Murdani kepada wartawan menyebutkan, bedasarkan laporan dari Pengendali Posko Tagana Dinsos Bireuen, peristiwa itu terjadi ketika pemilik rumah beserta keluarganya sedang tidur di rumahnya.

Dan bantuan masa panik sudah kita berikan kepada korban kebakaran, diantar dan diserahkan langsung oleh Kasi Perlindungan Sosial Maulida Ulfa R, S.Sos.I,MA dan Tim Tagana Posko Dinsos Bireuen, disaksikan perangkat Gampong dan beberapa warga setempat sebut Murdani.

"Lanjut Murdani, bantuan yang kita salurkan, diantaranya berupa sembako dan perlengkapan lainnya, menurutnya bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah Bireuen untuk meringankan beban terhadap warga yang tertimpa musibah bencana, baik bencana kebakaran, tanah longsor dan musibah kebanjiran.

Murdani Berharap dengan musibah ini supaya warga harus berhati-hati, apalagi saat meninggalkan rumahnya, kepada korban musibah agar tetap sabar dalam menghadapi musibah ini.

"Dengan musibah ini kita dapat mengambil hikmahnya," harap Kadis Sosial Bireuen Drs. Murdani. (MS) 
KOMENTAR