Lomba Mobil Hias Warnai Malam Takbiran di Pidie Jaya

author photoKherry Leib
10 Agu 2019 - 20:50 WIB

PIDIE JAYA - Menyambut hari Raya Idul Adha 1440 H, ratusan mobil hias akan mewarnai malam takbiran di Kabupaten Pidie Jaya  Sabtu 10 Agustus 2019.

Banyak dan ragamnya mobil hias yang akan mewarnai malam takbiran  tidak terlepas dari perannya  para pemuda untuk menyemarakkan hari - hari besar agama seperti  yang disampaikan salah satu pemuda pada Theatjeh NET.

Sofyan (27) Pemuda Desa Manyang Cut, Meureudu Pidie Jaya  mengatakan membesarkan Syiar Islam dengan berbagai cara bisa kita lakukan salah satunya dengan ikut mengagungkan Asma ALLAH seperti malam takbiran dan banyak cara - cara lainnya.

"Kami atas nama pemuda dan warga Manyang Cut sangat mendukung kegiatan seperti ini apalagi Pemerintah juga mengalokasikan dana untuk mensupport dan membangkitkan motivator para pemuda dalam rangka menyemarakkan malam takbiran salah satu bentuk  kepedulian pemerintah dengan mengadakan perlombaan dan memberi hadiah untuk pemenang.

Hal tersebut membuat semangat para pemuda untuk berusaha keras menghiasi mobil yang akan diikut sertakan, ujar Sofyan.

Tujuan utama kita kata Sofyan bukan semata - mata untuk mendapatkan hadiah akan tetapi yang paling utama adalah untuk menyemarakkan malam takbiran akan tetapi kita tetap berusaha dan berharap bisa menjadi juara karena itu juga merupakan kebanggaan buat Desa kita.

Kita berharap hal seperti ini setiap tahun harus ada dan kepada pemerintah juga kita meminta supaya tahun depan menyediakan hadiah yang lebih besar lagi, ungkap Sofyan.

Drs.Jailani Kabag Kesejahteraan Sosial Sekdakab melalui handpone pada media mengatakan tahun ini Pemkab menyediakan dan mengadakan perlombaan mobil hias dengan rincian: Juara Satu Rp 6.000.000,  juara Dua Rp 5.000.000, dan juara 3 mendapatkan Rp 4.000.000.

Sementara rute yang akan dilewati sepanjang 15 Kilo Meter dari Masjid Tgk.Chik Pante Geulima menuju Tringgadeng dan kembali ke Lapangan bola kaki Meureudu,acara tersebut akan dibuka oleh Bupati H.Ayyub Abbas, kata Jailani. (KH)
KOMENTAR