Polsek Gandapura Amankan Puluhan Sepeda Motor Diduga Hendak Balap Liar

author photoM. Sulaiman
19 Mei 2019 - 11:14 WIB

BIREUEN - Personil Polsek Gandapura dipimpin langsung Kapolsek Ipda Melisa S. Tr,k mengamankan puluhan sepeda motor diduga hendak balap liar berbagai jenis merek honda, di SPBU Desa Teupin Siron tetapnya dijalan Lintas Nasional, sabtu malam (19/5/2019), berkisar jam 01.40 Wib

Ratusan Anak gerombolan yang diduga hendak  membalap sepeda motor liar berasal dari daerah Kecamatan Muara Satu (krueng Mane), Sawang Kabupaten Aceh Utara, Kecamatan Gandapura, Makmur dan Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen. 

Para ratusan gerombolan yang diduga pembalap sepeda motor Liar tersebut sudah melakukan balapannya dari jumat (18/5/2019) malam, sehingga membuat masyarakat sekitar Kecamatan Gandapura sangat terganggu dan resah, pengguna jalan lintas Nasional medan banda Aceh juga sangat terganggu aktivitas pada saat gerombolan sepeda motor liar tersebut melakukan aksi balapan ditengah jalan pada malam, namun 16 unit sepeda motor berbagai jenis merek, turut diamankan ke Polsek Gandapura. Guna untuk diproses lebih lanjut. 

Sementara itu awak media ini saat melakukan konfirmasi dengan Munizar sopir Bus Simpati Star selaku pengguna jalan antar Provinsi menyebutkan, kami selaku pengguna jalan lintas nasional, Sangat terganggu, resah  dan para gerombolan motor balapan liar tersebut juga melemparkan batu kearah bus yang sedang melaju dijalan sehingga penumpang didalam bus banyak kaget dan trauma. 

Ini sangan terancam keselamatan jiwa penumpang kami, jika hal tersebut terjadi kecelakaan yang sangat kita tidak inginkan maka siapa yang akan bertanggung jawab keselamatan jiwa dan janyawa penumpang kami, sebut Munizar. 

Hal ini juga dikatakan Bustami selaku sopir mobil Inter kuler bermuatan barang puluhan ton barang, yang sedang melakukan perjalanan dari banda Aceh menuju Medan, kepada awak media ini jumat malam. Mengatakan kita sangat terganggu dan resah dengan para gerombolan sepeda motor balap liar tersebut, karena ini menjasi bagian keselamatan jiwa, angka kecelakaan dijalan lintas nasional jika para gerombolan motor balap liar ini dibiarkan maka kita sangat khawatir akan terjadi mala petaka bagi kami di lintas jalan nasional tetapnya di Desa Teupin siron Kecamatan Gandapura, 

Bustami juga sangat berharap kepada pihak kepolisan Polres Bireuen. Untuk segera mengambil tindakkan tegas kepada gerombolan sepeda motor balap liar yang membuat keresahan Masyarakat dan pengguna jalan lintas nasional. Demi menjaga keselamatan jiwa dan angka kecelakaan jalan lintas Nasional ini, terang Butami. 

Namun saat dilokasi balapan liar tersebut awak Media ini, mendapatkan informasi dari kalangan anak balap liar itu, mereka melakukan balapan itu. Dengan cara bartaruhan dominal angak taruhan dari Rp 100 rb per satu sepeda motor dan sampai Rp 200 rb malah ada 500 rb sekali putaran balapan siapa yang menang maka uang itu harus dakasih kesipemenang balapan. Dengan sekali putaran balapan dengan memakai dua kendaraan ber motor dan merekan tidak memikirkan keselamatan jiwanya saat melakukan balapan juga mareka tidak mengingatkan soal kematian saat terjadi kecelakaan balapan tersebut.

Dan dilain tempat lokasi, juga para gerombolan ber motor balap liar itu, selama dibulan Ramadhan juga terjadi balapan liar di daerah SPBU simpang Leubu tetapnya di Desa Cot Teufah Kecamatan Gandapura Kabuapten Bireuen,

Kapolsek Gandapura Ipda Melisa S. Tr,k membenarkan saat dikonfirmasi Media ini, menyebutkan yang bahwasa benar ada penangkapan 16 unit sepeda motor yang diduga hendak malakukan balapan liar tepatnya di SPBU Desa teupin siron 

,"Lanjut Ibda Melisa, sepeda motor yang kita amankan sebanyak 16 unit, dimana 14 unit memiliki dokumen lengkap dan sudah kita serahkan kembali ke pemiliknya, dengan perjanjian sepeda motor tersebut akan dikembalikan bentuknya seperti semula. Sedangkan 2 unit lagi masih kita amankan dimapolsek menunggu kelengkapan suratnya.

Dan kita juga telah menghimbau dan mengarahkan mereka agar tidak lagi melakukan aksi balap liar maupun perbuatan-perbuatan yang dapat membahayakan diri dan merugikan orang lain, juga mereka dapat mengganggu kenyamanan bagi masyarakat serta pengguna jalan lainnya tegas Kapolsek Gandapura Ipda Melisa S. Tr,k.(MS) 
KOMENTAR