FGD DisKominfo Aceh Gelar Diskusi LAPOR SP4N di Gayo Lues

author photoRedaksi
10 Apr 2019 - 20:45 WIB

BLANGKEJEREN  - Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Provinsi Aceh menggelar acara Focus Group Discussion (FDG) sistem pengelolaan pengaduan pelayanan publik nasional (SP4N) layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat lapor, di aula Nusantara, Blangkejeren, kabupaten Gayo Lues, Rabu (10/04/2019).

Kepala dinas komimfo Aceh melalui Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan Informasi Publik (PLIP) Diskominfo Aceh, Zalsufran  menjelaskan, Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (LAPOR SP4N) merupakan aplikasi yang diperuntukkan sebagai sarana untuk menampung aduan atau aspirasi dari masyarakat. 

Aplikasi tersebut diharapkan mampu menjawab keluhan atau laporan dari masyarakat baik masalah pembangunan dan pelayanan secara cepat, tepat dan terkoordinasi.

"Tidak ada lagi sembunyikan, semuanya kita buka ke publik, dan masyarakat pun akan semakin cerdas, merasa memiliki tanggung jawab untuk mengawal setiap pembangunan yang ada di kabupaten/ kota, dan kita bisa menyaksikan langsung keinginan masyarakat yang bisa kita dijadikan acuan dalam mengambil kebijakan," ujarnya.

Kabid melanjutkan, aplikasi SP4N lapor sudah terintegrasi ke pemerintah pusat dalam memberikan pelayanan terbaik serta keterbukaan informasi bagi masyarakat. Hal tersebut penting karena dapat meningkatkan pelayanan dari waktu ke waktu menjadi lebih baik.

Kabid menegaskan, aplikasi SP4N atau Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat adalah layanan penyampaian semua aspirasi dan pengaduan rakyat secara online yang dikelola oleh Kantor Staf Kepresidenan (KSP), dan berkerjasama dengan Ombudsman sebagi pengawasan Aplikasi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) diterapkan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2015.

Selain itu, ia menjelaskan Pemerintah Provinsi telah menyediakan aplikasi/website beserta server, domain secara gratis untuk pemerintah kabupaten/kota, dan Provinsi juga siap memberikan pelatihan mengelola aplikasi tersebut.

"Kami menyediakan aplikasi secara gratis. Tak perlu bayar, tinggal ambil secara cuma-cuma. Soal pengelolaan server atau pelatihan pemerintah Aceh siap menurunkan tim khusus jika dibutuhkan," terangnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Anggota DPRK Gayo Lues Partai Gerindra, Abd Wahab, Kabag Humas, Bappeda , Sekda, kadis kesehatan, Satpol-PP, Inspektorat dan Sekretaris PUPR. komimfo Gayolues. (Kamsah galus)
KOMENTAR