Ketua Meupat Apresiasi Kemenangan Kasus UUPA di MK


NET ATJEH, ACEH TIMUR --- Ketua LSM Masyarakat Umum Peduli Aceh Timur (MeUpat) mengapresisasi atas kerja keras DPR Aceh dan sejumlah pengacara handal Aceh yang berhasil memenangkan Dua pasal UUPA di Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia beberapa hari yang lalu, Sabtu 13 Januari 2018.

Hal itu diungkapkan Musliadi, Ketua LSM  MeUpat Aceh Timur saat temu persnya dengan sejumlah wartawan di sebuah Cafee di Aceh Timur.

Menurut Musliadi, selaku pemuda dan rakyat Aceh dirinya sangat mengapresiasi atas kerja keras DPR Aceh seperti Iskandar Al-Falaky, Tiong, dan Kautshar, serta KIP Aceh,  unsur mahasiswa Aceh dan seluruh elemen masyarakat Aceh yang telah mendukung sepenuhnya dalam memperjuangkan hak dan marwah keistimewaan Aceh sesuai yang telah tertuang dalam perjanjian MoU Helsinki antara GAM dan RI.

"Perjuangan ini adalah bukti bahwa walaupun kita berbeda partai, daerah, dan latar belakang, akan tetapi jika kita bersatu demi Aceh tercinta dan demi Aceh maju yang bermartabat, tidak sseorangpun pihak luar bisa menggoyahkan persatuan kita rakyat Aceh. Kami selaku pemuda di Aceh Timur, sangat mengapresiasi atas kerja keras DPR Aceh dan unsur mahasiswa Aceh, serta seluruh masyarakat Aceh yang telah bersatu memperjuangkan UUPA," kata Musliadi.

Kata Musliadi, sejarah telah membuktikan bahwa semasa Sultan Iskandar Muda, Nanggoe Aceh pernah maju dan jaya bahkan pengaruh Aceh pada semasa itu hampir seluruh dunia. Bahkan Aceh juga dikenal akan ketangkuhan tentara perangnya, namun kenapa sekarang Nanggroe Aceh kita bagaikan daerah tanpa marwah.

"Dalam sejarah sudah menjelaskan bahwa seketika Aceh bersatu dimasa Sultan Iskandar Muda, hampir seluruh dunia segan terhadap bangsa Aceh. Mari kita jadikan sejarah dan perjuangan UUPA adalah sebuah pengalaman bahwa kita akan maju jika kita bersatu," sambung Musliadi. 

Selain itu dirinya juga mengajak seluruh masyarakat Aceh khususnya pemuda untuk bangkit bersama dalam membangun Aceh yang makmur jaya dan bermartabat sehingga apa yang dicita-citakan oleh nenek moyang kita dimasa lalu suatu saat akan menjadi kenyataan.

"Ayo saudaraku semua, khususnya kaum muda mari kita buktikan bahwa Aceh kita punya marwah dan harus dihargai dan harus disegani oleh siapapun," pungkas Musliadi. (Basri) 

Postingan Lama
Postingan Lebih Baru